Palopo, 7 Juli 2025 — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo melaksanakan kegiatan Outdoor Mini-Ethnography & Cultural Artifact Mapping di Istana Kedatuan, Kota Palopo. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran praktik pada mata kuliah Cultural Research dan diikuti oleh 33 mahasiswa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan observasi budaya di ruang publik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk mengamati fenomena sosial, interaksi masyarakat, penggunaan ruang publik, simbol-simbol budaya, kebiasaan, serta artefak budaya yang terdapat di lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan observasi di area Taman Baca Kota Palopo. Setiap kelompok mengamati aktivitas pengunjung, budaya membaca, penggunaan fasilitas publik, simbol literasi, serta berbagai benda atau objek yang memiliki makna sosial dan budaya. Mahasiswa juga melakukan pencatatan data lapangan secara sederhana sebagai bagian dari latihan penelitian budaya.
Selain observasi, mahasiswa melakukan Cultural Artifact Mapping, yaitu pemetaan terhadap benda, simbol, teks, gambar, fasilitas, atau objek tertentu yang memiliki nilai budaya. Artefak budaya tersebut kemudian dianalisis berdasarkan fungsi, konteks, pengguna, dan makna sosialnya dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa budaya tidak hanya hadir dalam tradisi besar atau upacara adat, tetapi juga dapat ditemukan dalam aktivitas sehari-hari, interaksi sosial, ruang publik, simbol, bahasa, dan kebiasaan masyarakat. Taman Baca Kota Palopo menjadi lokasi yang tepat karena mencerminkan ruang edukatif, sosial, dan budaya literasi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar melakukan observasi, mencatat data lapangan, mengidentifikasi artefak budaya, menafsirkan makna sosial, serta mempresentasikan hasil pengamatan secara kelompok. Dosen pengampu mata kuliah memberikan arahan dan umpan balik terhadap hasil observasi, ketepatan identifikasi artefak, kedalaman analisis, serta kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan temuan lapangan dengan konsep cultural research.
Kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan kepekaan budaya, kemampuan observasi, keterampilan analisis, kerja sama, komunikasi, dan berpikir reflektif. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo berharap kegiatan ini dapat memperkuat pembelajaran berbasis praktik dan mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dalam memahami fenomena budaya di lingkungan sekitar.









