Palopo, 17 Juli 2024 — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo melaksanakan kegiatan Culinary as Culture: Historical Traces & Social Practices Behind Local Food di Taman Kota Palopo. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran praktik pada mata kuliah Cultural Research dan diikuti oleh 23 mahasiswa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami kuliner lokal sebagai bagian dari kajian budaya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diarahkan untuk melihat makanan tidak hanya sebagai kebutuhan konsumsi, tetapi juga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan identitas masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengamati dan mengkaji makanan lokal yang memiliki nilai budaya. Mahasiswa menelusuri berbagai aspek, seperti asal-usul makanan, bahan yang digunakan, cara pengolahan, cara penyajian, waktu konsumsi, makna sosial, serta peran makanan dalam kehidupan masyarakat.
Mahasiswa juga melakukan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara sederhana. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar menggali informasi dari lingkungan sekitar, mendengarkan cerita masyarakat, mencatat data lapangan, serta menafsirkan makna budaya yang terkandung dalam kuliner lokal.
Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa makanan lokal memiliki hubungan erat dengan identitas budaya, kebiasaan keluarga, nilai kebersamaan, praktik sosial, serta perubahan kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu. Dengan demikian, kuliner dapat menjadi pintu masuk untuk memahami budaya secara lebih dekat dan kontekstual.
Dosen pengampu mata kuliah memberikan arahan dan umpan balik terhadap hasil observasi, catatan lapangan, hasil wawancara, serta presentasi kelompok. Umpan balik diberikan pada aspek ketepatan deskripsi, kedalaman analisis, kejelasan makna budaya, serta keterkaitan hasil kajian dengan konsep Cultural Research.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa menunjukkan peningkatan kepekaan budaya, kemampuan observasi, keterampilan menggali informasi, kemampuan berpikir kritis, dan kerja sama kelompok. Mahasiswa juga belajar bahwa kajian budaya dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo berharap kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami budaya lokal, khususnya melalui kuliner masyarakat, serta mendorong mahasiswa untuk lebih peka, kritis, dan reflektif dalam mengkaji fenomena budaya di lingkungan sekitar.









