Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UNCP Gelar Outdoor Problem-Mapping

Palopo, 11 Januari 2025 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cokroaminoto Palopo melaksanakan kegiatan Outdoor Problem-Mapping & Social Innovation Canvas (Observasi & Bedah Masalah Lapangan) di kawasan Latuppa, Kota Palopo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik lapangan mata kuliah Program Kreativitas Mahasiswa pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025. Sebanyak 30 mahasiswa mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman dalam mengamati masalah nyata di lingkungan sekitar dan merancang gagasan solusi yang kreatif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk tidak hanya memahami konsep kreativitas secara teoritis, tetapi juga mampu melihat langsung persoalan yang terjadi di lapangan. Mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi masalah, mencatat temuan, membedah akar persoalan, menentukan pihak yang terdampak, serta menyusun ide solusi melalui pendekatan Social Innovation Canvas.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok observasi. Setiap kelompok mengamati kondisi lingkungan di sekitar Latuppa, termasuk pemanfaatan fasilitas publik, aktivitas pengunjung, kenyamanan lingkungan, potensi literasi, interaksi masyarakat, serta peluang pengembangan kegiatan kreatif berbasis sosial.

Setelah melakukan observasi, mahasiswa berdiskusi untuk memetakan masalah yang ditemukan. Diskusi kelompok diarahkan agar mahasiswa mampu membedakan antara gejala masalah dan akar masalah. Dengan cara ini, gagasan solusi yang disusun tidak hanya bersifat umum, tetapi lebih terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Melalui penggunaan Social Innovation Canvas, mahasiswa menyusun rancangan ide secara lebih sistematis. Mereka memetakan masalah utama, sasaran penerima manfaat, nilai solusi, bentuk kegiatan, sumber daya yang dibutuhkan, mitra potensial, serta dampak yang diharapkan. Hasil pemetaan tersebut kemudian dipresentasikan oleh setiap kelompok sebagai bahan diskusi dan umpan balik.

Dosen pengampu mata kuliah memberikan arahan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya kepekaan sosial dalam menyusun ide Program Kreativitas Mahasiswa. Ide yang baik tidak hanya harus menarik, tetapi juga harus lahir dari masalah nyata, memiliki manfaat, dan memungkinkan untuk dikembangkan menjadi program yang berdampak.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa. Mereka terlihat antusias mengikuti proses observasi, berdiskusi dalam kelompok, mencatat temuan, dan menyusun gagasan solusi. Suasana Latuppa yang terbuka juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena mahasiswa dapat belajar langsung dari lingkungan, bukan hanya dari ruang kelas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman awal dalam mengembangkan ide kreatif berbasis masalah nyata. Kegiatan ini juga melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang solusi sosial yang dapat dikembangkan menjadi proposal Program Kreativitas Mahasiswa.

Secara keseluruhan, kegiatan Outdoor Problem-Mapping & Social Innovation Canvas berjalan dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa untuk menyusun proposal Program Kreativitas Mahasiswa, proyek inovasi sosial, atau kegiatan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo melalui kegiatan ini terus mendorong mahasiswa agar lebih peka terhadap persoalan sosial, kreatif dalam merancang solusi, serta mampu menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

More Articles & Posts